Ardy Juara Road Race Asia

Pembalap motor asal Purworejo, Ardy Satya Sadarma (20), keluar sebagai juara pertama road race tingkat Asia, beberapa hari lalu. Dia menyingkirkan 27 peserta lainnya dalam event FIM Asia GP of Road Racing di Taiwan.


Atas prestasinya itu Ardy mendapat sambutan hangat dari Bupati Drs H Mahsun Zain MAg. Dia yang didampingi bapaknya, Drs Agus Sudarmanto dan petugas dari Dinas P dan K setempat, diterima Bupati di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu. Ketika itu Bupati berpesan agar Ardy selalu menjaga fisik dan kesehatan serta meningkatkan prestasi. Bupati juga mengingatkan agar menghindari pergaulan yang tidak baik.

Ardy yang kini duduk di semester 2 Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), telah menggeluti olahraga road race sejak dia duduk di bangku SMP. Telah banyak predikat juara yang diperoleh sejak usia belasan tahun. Dan berkat prestasinya itu dia pernah menjadi pembalap yang disponsori salah satu produsen motor ternama.

Ketika ditemui usai diterima Bupati, Ardy menuturkan, dalam kejuaraan FIM Asia GP of Road Racing di Taiwan dia mewakili Indonesia bersama Tomy Salim dari Surabaya. Dalam kejuaraan itu, balapannya dalam bentuk perorangan dan beregu. Sebagai hasilnya, dia keluar sebagai juara pertama tingkat perorangan dan beregu.

Peserta dalam kejuaraan tersebut adalah pembalap dari negara-negara Asia. Putra kelima pasangan Agus Sudarmanto dan Hj Mujibah ini mengaku tak gentar menghadapi pembalap dari negara lain. Terbukti dia berhasil unggul dalam event bergengsi itu. Dan atas prestasi itu kabarnya dia akan mendapat penghargaan IMI Award.

sumber : http://www.purworejokab.go.id/

Kepala BKKBN Pusat Resmikan 6 Balai Penyuluhan KB


Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DR Dr Sugiri Syarief MPA, meresmikan balai penyuluhan KB, di Kecamatan Purwodadi, Selasa (15/11). Dalam kesempatan itu, juga hadir Sekretaris Utama BKKBN Pusat DR Sudibyo Ali Moeso MA, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Drs Sri Murtiningsih MS.

Enam Balai Penyuluhan KB UPT BKBPP yang diresmikan yaitu Balai Penyuluhan KB Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Loano, Kemiri, Pituruh dan Bruno. Pembangunan 6 balai tersebut berasal dari dana alokasi khusus (DAK) bidang KB sebesar Rp 1.192.400.000. Disamping untuk pembangunan balai penyuluhan KB, juga digunakan untuk 150 paket sarana kerja PLKB yang dipergunakan oleh seluruh pengelola program KB di lapangan. Juga BKB kit untuk kader kelompok BKB dan obgyn bed untuk klinik KB. Rencananya tahun 2012 juga akan dibangun Balai Penyuluh KB UPT Kecamatan sebanyak 7 unit, dan pada tahun 2014 diharapkan 16 kecamatan sudah mempunyai Balai Penyuluh KB.

Sebelum meresmikan Balai Penyuluhan KB, Kepala BKKBN melihat langsung kegiatan pelayanan KB dan kesehatan secara gratis. Antara lain pemasangan alat kontrasepsi bagi 176 akseptor baru yang digelar di gedung kecamatan Purwodadi. Kepala BKKBN juga melakukan peninjauan stand UPPKS yang menjajakan hasil karyanya.

Plt Sekda Purworejo Drs Tri Handoyo MM dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Purworejo menyadari betul arti pentingnya program Keluarga Berencana bagi kelangsungan dan masa depan bangsa. “Oleh karena itu, kami sangat mendukung setiap program dan kegiatan yang berkaitan dengan program KB. Hal ini bisa dilihat dari dukungan kelembagaan beserta sumberdaya manusianya, anggaran, maupun peran serta aktif dari masyarakat,”ungkapnya.

Menurutnya, dukungan tersebut muncul, karena menyadari betul kondisi kependudukan yang ada saat ini menjadi tantangan pembangunan yang cukup berat yang dihadapi bangsa Indonesia. Sehingga sangatlah wajar apabila komitmen untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk perlu terus dibangun, dijaga dan dibina. “Karena apabila gagal dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk, maka akan membawa implikasi tekanan sosial ekonomi yang semakin berat,”katanya.

sumber : www.purworejokab.go.id

Desa Endemis Malaria Terima Kelambu


Sebagai langkah antisipasi meningkatnya penularan penyakit malaria, desa-desa endemis malaria diberi bantuan berupa kelambu. Penyerahan secara simbolis kelambu dan SOP (Standart Operating Prosedur) penanganan penderita malaria dengan isolasi / steril dalam pelaksanaan program pengendalian malaria tersebut, dilakukan Bupati Purworejo pada upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 47 di halaman Setda Purworejo (12/11). Masing-masing penerima simbolis kelambu diantaranya Kepala Puskesmas Dadirejo, Kepala Desa dan kader malaria Desa Hargorojo (Bagelen), Kepala Puskesmas Kaligesing, Kepala Desa dan kader malaria Desa Somongari Kecamatan Kaligesing.

Bupati Drs H Mahsun Zain MAg yang membacakan sambutan Menteri Kesehatan mengatakan berbagai program terobosan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu telah dilancarkan. Antara lain dengan ditingkatkannya program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Persalinan (Jampersal), dan dilaksanakannya program Bantuan Operasional (BOK) untuk Puskesmas. Program Jamkesmas dimaksudkan agar masayarakat miskin dan tidak mampu memperoleh pelayanan kesehatan tanpa hambatan sosial ekonomi. Jampersal agar ibu hamil yang tidak mempunyai jaminan kesehatan memperoleh jaminan untuk antenal, persalinan, postnatal, dan KB pasca persalinan.

Sedang program BOK untuk mendukung kegiatan operasional Puskesmas agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, utamanya upaya promotif dan preventif. ”Rangkaian kegiatan HKN ke 47 yang dilaksanakan di Pusat dan di daerah, hendaknya memaparkan lebih banyak kegiatan, dukungan, dan kemasyarakat dan  peranserta seluruh lapisan masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha dalam pembangunan kesehatan,” harapnya.

Selain kegiatan upacara tersebut juga dilaksanakan kegiatan malam tasyakuran HKN dengan menggelar wayang kulit semalam suntuk oleh dalang H Mukidal PWH SKM MM di halaman Dinas Kesehatan. Dalam pagelaran wayang kulit malam itu mendatangkan pelawak Barmi Kantong dan Nano Asmorodono dari Yogyakarta.  Hadir dalam tasyakuran Assisten III Sekda Purworejo drh H Abdulrahman dan beberapa pejabat terkait.  Malam tasyakuran sekaligus penyerahan hadiah pemenang lomba HKN dan tali asih bagi pegawai-pegawai di lingkungan DKK Purworejo dan RSUD Saras Husada yang telah purna tugas.

Garuda Jaya Juara Umum “PBSI Cup II “

Persatuan Bulutangkis (PB) Garuda Jaya keluar sebagai juara umum dalam kejuaraan cabang (Kejurcab) bulu tangkis “PBSI  Cup II “ tahun 2011 Kabupaten Purworejo yang berlangsung di GOR YGSH tanggal 19 sampai dengan 21 Juni lalu.
Ketua Panitia RM Abdullah mengungkapkan, satu nomor kelompok umum gagal dipertandingkan dalam kejurcab. Nomor tersebut adalah kelompok remaja dengan kategori atlit kelahiran 1995 tunggal dan ganda putra putri. Dalam nomor itu, dinyatakan tidak memenuhi kuorum karena hanya empat peserta yang mendaftar.

Lebih lanjut dijelaskan Abdulah, sebenarnya ada lima nomor kelompok umur yang dipertandingkan. Tiga nomor lainnya adalah kelompok anak-anak kelahiran 1999 ( tunggal pa/pi), kelompok pemula kelahiran 1997 ( tunggal  pa/pi) dan kelompok taruna kelahiran 1993 (tunggal pa/pi).

Ketua KONI Kabupaten Purworejo Angko Setiarso Widono menyambut baik kegiatan tersebut. “Kegiatan seperti ini  merupakan kegiatan yang paling nyata sebagai salah satu bentuk pembinaan olahraga berprestasi sekaligus menjadi instrumen kaderisasi,”katanya.

Hasil kejuaraan untuk tunggal usia dini putra: juara 1 Valerian Brian Setiawan ( Abm ),  Juara II Gozi Satria Najib ( Sng ) dan Juara III Bahtiar Rifai ( GJ). Tunggal usia dini putri : juara I dan II Septia putri Afganis dan Shafa Fabila keduanya dari (GJ). Juara III Alfina Tri Musumawati ( SYP).Tunggal anak anak putra : juara 1 dan II Taufik Rahman dan Rezal Muiz Pratomo dari (GJ). Juara III Hanif Ega Pradangga ( SNG) Tunggal anak anak putri : juara I dan ii Puspita candra dan nanda Agustina Dewi (GJ) juara III Ivane Meliana ( SYP). Untuk tunggal pemula putra :Juara I Fajar Shodig (SNG), juara II yoga rahmat Dani (ABM) juara III Lutfia Andriantama ( SYP).  Untuk kelas tunggal taruna putra : juara I dan II etyo Wibowo dan Ade Yana Frederica dari (GJ) juara III Ilham Candra Wijaya ( SYP). Tunggal Taruna putri juara : I ,II dan III masing masing Arista Pratiwi ,Diastri Nawangsih dan Widiastri Fajar semuanya dari Clup ( GJ).

Untuk kelas ganda remaja putra : juara I Yusuf setyo Wibowo  berpasangan dengan Gandi Pradana ( GJ), juara II Fajar Sodiq / Anas ( SNG), juara III Panser bagus /  Hermawan Wibisono ( GJ). Untuk kelas ganda taruna campuran : juara I Fajar Sodik berpasangan dengan  Kewia Alfi (SNG), juara II dan III masing masing Gandi Pradana dengan Arista Pratiwi  dan Ade Yana Federica berpasangan dengan Diastri Nawangsih semuanya dari (GJ)

sumber : http://www.purworejokab.go.id/

180 Atlet Purworejo Berlaga Di Porwil Dulongmas

Kabupaten Purworejo mengirim 180 atlet dari berbagai cabang olahraga ke Pekan Olahraga Wilayah Kedu Pekalongan dan Banyumas (Porwil Dulongmas) di Purwokerto. Kontingen dilepas Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg di pendopo rumah dinas bupati setempat, Selasa (5/7).

Menurut Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Purworejo Angko Setiyarso Widodo, kontingen Purworejo hanya akan mengikuti 19 dari 32 cabang olahraga yang dipertandingkan. Ke-19 cabang itu masing-masing atletik, bulutangkis, sepak takraw, tinju, tenis meja, tenis lapangan, binaraga, anggar, bola voli pantai, billiard, balap sepeda, catur, kempo, pencak silat, menembak, panahan, renang, tarung derajat dan wushu. “Purworejo mentargetkan minimal mendapat 11 medali emas,” kata Angkonya

Menurut Angko, Porwil Dulongmas yang akan berlangsung selama empat hari, mulai Jumat (8/7) ini, merupakan salah satu tolak ukur pembinaan cabang olahraga di masing-masing daerah. “Setelah ini, yang lebih penting bagi kita adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 1913,”ungkapnya.
Pada kesempaan itu Bupati Drs H Mahsun Zain MAg berharap, kontingen Purworejo dapat meraih prestasi terbaik, dapat mengungguli kontingen dari kabupaten lain. “Saya percaya, atlit yang terpilih ini merupakan atlit terbaik di cabangnya masing-masing, karena sudah melalui kompetisi dan seleksi yang ketat,”tandasnya.

sumber : http://www.purworejokab.go.id/